Tracer study merupakan aktivitas pelacakan lulusan atau alumni yang dilaksanakan secara rutin oleh setiap Prodi terhadap para alumninya setelah lulus. Tujuan dari kegiatan tracer study sejatinya adalah untuk mengetahui hasil proses kegiatan pendidikan yang telah diberikan kepada mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja. Tracer study berisi kuesioner yang berpedoman pada pertanyaan-pertanyaan dalam tracer study untuk pendidikan tinggi  sesuai dengan  ketentuan tracer study oleh DIKTI. Pertanyaan-pertanyaan tersebut antara lain (1) identitas diri yang terdiri dari nama lengkap, jenis kelamin, nomor HP, alamat email, dan alamat rumah, (2) masa tunggu lulusan atau jeda waktu antara lulus sampai dengan mendapatkan pekerjaan, (3) jenis pekerjaan alumni, (4) posisi atau jabatan alumni  di instansi atau perusahaan tempat alumni bekerja, (5) gaji atau pendapatan yang diperoleh oleh alumni dari  instansi atau perusahaan tempat alumni bekerja, dan lain-lain.

 

Data dan informasi yang berasal dari alumni sangat bermanfaat bagi Prodi untuk keperluan evaluasi hasil pendidikan, penyempurnaan dan penjaminan kualitas proses pengajaran serta relevansi kurikulum yang dijalankan dengan kebutuhan dunia kerja. Data yang diperoleh dari tracer study juga dapat dimanfaatkan sebagai alat untuk mengukur keterserapan lulusan Prodi di dunia kerja. Agar dapat menjadi “alat ukur” dan bahan kajian serta evaluasi untuk perbaikan dan penyempurnaan mutu pendidikan di Prodi, data dan informasi yang diperoleh dari kegiatan tracer study sangat penting untuk disosialisasikan kepada seluruh stakeholder terutama dosen-dosen pengampu mata kuliah dan pengelola Prodi. Untuk memfasilitasi kegiatan sosialisasi hasil tracer study, Departemen Peternakan secara rutin mengadakan rapat pleno yang dihadiri oleh semua pengelola Prodi di lingkup Departemen Peternakan (termasuk Prodi S2 Magister Ilmu Ternak) dan semua dosen di lingkup Departemen Peternakan pada setiap awal semester, tepatnya menjelang pelaksanaan kegiatan perkuliahan reguler setiap semester. Selain mengevaluasi kegiatan perkuliahan pada semester sebelumnya dan persiapan perkuliahan pada semester berikutnya, rapat pleno Departemen Peternakan menjadi media sosialisasi hasil tracer study, evaluasi, konsultasi dan mencari solusi atas permasalahan yang dilaporkan oleh lulusan Prodi melalui tracer study.

Dalam jangka pendek, langkah perbaikan dan penemuan solusi atas segala pemasalahan dan kekurangan yang dilaporkan oleh alumni melalui tracer study diharapkan dapat diambil pada kegiatan rapat pleno Departemen Peternakan tersebut.  Sedangkan permasalahan terkait dengan penyesuaian kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja akan menjadi bahan kajian pada lokakarya kurikulum yang setiap tahun dilaksanakan oleh Prodi di lingkup Departemen Peternakan.