Semarang, 13 Februari 2026 – Dua mahasiswa Prodi S2 Peternakan Universitas Diponegoro Semarang, yakni Annajla Naginikania Kris dan Medinna Asri Nahariha, telah melaksanakan Kolokium pada Kamis (13/2). Annajla memaparkan riset dengan judul “Role of Diary Coorperative in the Implementation of Good Dairy Farming Practices in Central Java Indonesia”, sementara Medinna mempresentasikan penelitian mengenai “Milk Quality and Animal Health Awareness among Smllholder Dairy Farmers In Central Java.

Kolokium tersebut dihadiri oleh kolega mahasiswa, dosen pembimbing Dian Wahyu Harjanti, Ph.D. dan David McGill, Ph. D. dari Central Queensland University.serta dosen Penguji yaitu Prof. Sugiharto, S.Pt., M.Sc., Ph.D. dan Ir. Rudy Hartanto, S.Pt., M.P., Ph.D., IPM

Penelitian ini merupakan bagian dari IndoDairy Project Phase 2, sebuah kolaborasi antara Universitas Diponegoro dengan ACIAR (Australia) yang bertujuan memperluas rantai nilai susu berkelanjutan. Fokus utamanya adalah mendukung kemandirian pangan nasional serta membantu pemulihan peternak rakyat setelah terdampak wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD).  Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Universitas Diponegoro berkomitmen memberdayakan peternak kecil melalui pelatihan Good Dairy Farming Practices (GDFP). Dengan fasilitas pendukung seperti Dairy Research Centre serta Animal Research and Teaching Farm, Undip memfasilitasi riset mendalam di bidang produksi, kesehatan hewan, dan agribisnis.

Ketua Program Studi Magister Peternakan Undip Dr. Ir. Cahya Setya Utama, S.Pt.,M.Si.,IPM menyatakan bahwa seminar kolokium merupakan tahapan krusial untuk menjamin kualitas dan keterkinian riset mahasiswa sebelum terjun ke lapangan. “Diskusi antara mahasiswa dan dosen penguji diharapkan memberikan masukan konstruktif terhadap konsep dan metode penelitian, sehingga hasil akhirnya benar-benar menjadi solusi bagi permasalahan peternakan di masyarakat,” ujarnya. Melalui riset ini, harapannya  dapat meningkatkan standar kualitas susu nasional sekaligus mengangkat taraf hidup para peternak rakyat di Indonesia.