Mediaberitakini.com | Delegasi Komunitas Beasiswa Unggulan Universitas Diponegoro (Undip) berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah global dengan meraih medali emas pada International Science Project Competition (ISPC) 2025. Kompetisi bergengsi yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) bekerja sama dengan Universitas Dian Nuswantoro Semarang ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Vietnam, Korea Selatan, Thailand, dan Hong Kong.

Tim yang bernama Gemati (Gerakan Mandiri Ternak, Tani, dan Gizi Terintegrasi) terdiri dari enam mahasiswa Undip: Sultan Naufal Haruni, Hafids Haryonno, Tri Susmita Sari, Munifa Majdiyyah, Khilwa Annida, dan Annisa Aulia Fitri. Mereka berhasil menyabet gelar Gold Medal dalam kategori Innovative Science melalui inovasi berjudul “A Village-Based Solution to Food and Nutrition Gaps”.

Karya ini menawarkan solusi berbasis desa untuk memanfaatkan potensi lokal pertanian dan peternakan guna mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan ke-2 (tanpa kelaparan) dan ke-12 (konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab).

Ketua Tim Gemati, Sultan Naufal Haruni, mengungkapkan bahwa prestasi ini adalah hasil dari perjuangan panjang sejak tahap pengonsepan ide, penulisan makalah, hingga persiapan presentasi. “Medali emas ini adalah buah dari kegigihan dan kerja keras tim. Semoga dapat memotivasi generasi muda lainnya untuk terus berkontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya, Jumat (29/8/2025).

ISPC 2025 diselenggarakan secara hybrid sejak Juli 2025, dengan presentasi daring pada 26–27 Agustus dan pengumuman pemenang pada Kamis (28/8/2025). Raihan ini menegaskan peran aktif generasi muda Indonesia dalam menghadirkan solusi inovatif untuk tantangan global, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di peta sains internasional.